Prinsip Dasar Islam

Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangisapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangisapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk

Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah

Setiap muslim yakin sepenuhnya bahwa karunia Allah yang terbesar di dunia ini adalah agama Islam. Seorang muslim wajib bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya yang telah memberikan hidayah ke dalam Islam. Allah menyatakan bahwa nikmat Islam adalah karunia yang terbesar, Dia berfirman,

(Al-Maa-idah: 3) …اليَومَ أَكمَلتُ لَكُم دينَكُم وَأَتمَمتُ عَلَيكُم نِعمَتي وَرَضيتُ لَكُمُ الإِسلامَ دينًا…

Sebagai bukti syukur seorang muslim atas nikmat ini adalah dengan menjadi muslim yang ridha Allah sebagai muslim yang ridha Allah sebagai Rabb-nya, Islam sebagai agamanya, dan Nabi Muhammad صَلَّى ٱللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ sebagai Nabinya. Seorang muslim harus menerima agama Islam dengan sepenuh hatinyadan meyakininya. Arti menerima Islam adalah seseorang harus dengan sepenuh kesadaran dan keyakinan menerima apa yang diajarkan Nabi Muhammad صَلَّى ٱللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ dan mengamalkan sesuai dengan apa yang diajarkan oleh beliau. Jika seseorang ingin menjadi muslim sejati, pengikut Nabi Muhammad صَلَّى ٱللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ yang setia, maka ia harus meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang haqq (benar), belajar agama Islam dengan sungguh-sungguh dan mengamalkan Islam dengan ikhlas karena Allah dan mengikuti contoh Nabi Muhammad صَلَّى ٱللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Tinggalkan Balasan